kata Jurnalis Metro TV Edy Sembiring, melaporkan suasana ini dalam program Selamat Pagi Indonesia.
Upaya penghematan energi benar-benar terasa. Beberapa pendingin ruangan dimatikan. Lampu-lampu di area yang tidak digunakan juga padam, meninggalkan cahaya alami dari jendela yang menjadi penerang utama. Perubahan paling kasat mata justru ada di tempat parkir. Area yang biasanya penuh sesak dengan kendaraan dinas dan pribadi pegawai, kini terlihat luas dan lengang.
Di balik semua ini, target utamanya adalah penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dengan mengurangi mobilitas kendaraan para pegawai, Pemkot Medan memproyeksikan penghematan konsumsi harian bisa mencapai 20 persen. Angka yang cukup signifikan.
Lantas, bagaimana dengan produktivitas kerja? Pemkot Medan mengaku tidak main-main soal pengawasan. Meski bekerja dari rumah, setiap ASN diwajibkan melaporkan aktivitas kerjanya. Sistem ini diharapkan bisa menjaga kinerja tetap optimal, sekaligus menjawab kekhawatiran soal efektivitas kebijakan jangka panjang ini. Hari pertama WFH berjalan lancar, tapi tantangan sesungguhnya mungkin baru akan terlihat beberapa pekan ke depan.
Artikel Terkait
MRP Papua Tengah Desak Pemerintah Ubah Pendekatan Keamanan di Papua
Mediasi Rachel Vennya dan Okin Mulai Berjalan, Ada Titik Terang Damai
Dewi Perssik Laporkan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Akun Palsu ke Polda Metro Jaya
Premanisme di Tanah Abang: Pedagang Bakso Jadi Sasaran, Polda Metro Jaya Janji Tindak Tegas