Suasana kantor pemerintahan di Medan pagi ini terasa berbeda. Jumat, 10 April 2026, menandai dimulainya kebijakan baru: kerja dari rumah atau WFH. Ini bukan sekadar imbauan, melainkan arahan pusat yang diterapkan setiap Jumat demi efisiensi energi.
Kalau biasanya ramai, sekarang sepi. Itulah kesan pertama yang muncul saat mengunjungi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Medan. Lorong-lorongnya lengang, lalu lalang pegawai yang biasanya padat nyaris tak terlihat. Beberapa ruangan kerja pun tampak kosong, hanya diisi oleh beberapa komputer yang masih menyala.
Namun begitu, kantor tidak benar-benar tutup. Masih ada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlihat sibuk di balik meja mereka. Rupanya, mereka bertugas secara bergiliran. Tujuannya jelas: memastikan roda pemerintahan, terutama layanan yang bersentuhan langsung dengan warga, tetap berjalan tanpa hambatan.
"Khususnya pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,"
Artikel Terkait
MRP Papua Tengah Desak Pemerintah Ubah Pendekatan Keamanan di Papua
Mediasi Rachel Vennya dan Okin Mulai Berjalan, Ada Titik Terang Damai
Dewi Perssik Laporkan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Akun Palsu ke Polda Metro Jaya
Premanisme di Tanah Abang: Pedagang Bakso Jadi Sasaran, Polda Metro Jaya Janji Tindak Tegas