Rencana pengiriman beras untuk jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi digadang-gadang bakal kandas. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menyebut ekspor ribuan ton beras oleh Perum Bulog itu menghadapi kendala serius. Penyebabnya? Situasi panas di Timur Tengah.
Gus Irfan mengungkapkan hal ini dalam sebuah rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu lalu. Rapat itu digelar di Senayan, Jakarta Pusat.
"Bulog sebenarnya sudah mengapalkan sekitar 2.200 ton beras di awal Ramadan," ujarnya.
Tapi nasib berkata lain. Hanya berselang dua hari setelah kapal berangkat, konflik meletus.
Artikel Terkait
KontraS Laporkan Kasus Andrie Yunus ke Bareskrim, Duga Ada Percobaan Pembunuhan
Pemerintah Tegaskan Belum Putuskan Penarikan Pasukan Perdamaian dari Lebanon
Presiden Prabowo Wanti-wanti Bahaya Hoaks dan Fitnah AI di Media Sosial
Projo Serukan Persatuan dan Optimisme Hadapi Gejolak Global