Tokoh Bangsa Desak Pembentukan Tim Independen Usut Kasus Penyegelan Andrie Yunus

- Rabu, 08 April 2026 | 12:35 WIB
Tokoh Bangsa Desak Pembentukan Tim Independen Usut Kasus Penyegelan Andrie Yunus

"Kami ingin terus memberikan penguatan pada generasi muda Indonesia," ungkap Busyro. "Untuk tetap berani menjaga kemanusiaan di tengah sinisme, kekerasan, dan impunitas."

Baginya, impunitas adalah bentuk kekerasan yang paling sunyi. Sesuatu yang sudah lama dilawan oleh KontraS dan gerakan masyarakat sipil lainnya.

Peringatannya tegas: keadilan harus ditegakkan sampai ke akar. Pelaku, termasuk aktor intelektual di balik serangan air keras ini, wajib diungkap.

"Tanpa itu," tuturnya, "kita sama saja membiarkan Indonesia hancur dan menyerahkan masa depan generasi muda kepada kekerasan."

Kasus yang memicu semua ini terjadi pada Kamis (12/3) malam lalu. Andrie Yunus disiram air keras. Perkembangan kemudian, Puspom TNI mengumumkan penangkapan empat orang yang diduga sebagai pelaku.

Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, Danpuspom TNI, dalam konferensi pers Rabu (18/3) lalu menjelaskan identitas mereka.

"Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma Bais TNI," kata Yusri di Mabes TNI. "Bukan dari satuan mana-mana, tapi dari Denma Bais TNI."

Rinciannya, keempatnya berasal dari matra Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Fakta inilah yang kemudian membuat seruan kesembilan tokoh itu terasa semakin mendesak dan relevan.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar