Rest area KM 52B arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek resmi ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk mengantisipasi membludaknya volume kendaraan saat arus balik Lebaran 2026 nanti. Intinya, mereka ingin mencegah kemacetan parah di titik yang biasanya jadi favorit pengendara untuk beristirahat itu.
Langkah ini bukan inisiatif Jasa Marga semata. Menurut keterangan perusahaan, keputusan akhirnya ada di tangan kepolisian. Alasannya sederhana: lalu lintas di jalur utama arus balik diprediksi bakal sangat padat, sehingga perlu langkah ekstra untuk menjaga kelancaran.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, punya imbauan buat para pengguna jalan.
"Kami imbau untuk memanfaatkan rest area alternatif. Tujuannya jelas, biar nggak numpuk di KM 52B," ujarnya.
Lalu, alternatifnya di mana? Bagi yang dari arah Jakarta-Cikampek menuju Jakarta, bisa mampir di rest area KM 42B atau KM 19B. Sementara pengendara dari arah Tol Cipularang bisa memilih KM 97B, KM 88B, atau KM 72B. Kalau lewat dari Tol Cipali, silakan singgah di KM 130B atau KM 101B. Rivan menyampaikan hal ini pada Selasa, 24 Maret 2026.
Selain penutupan KM 52B, ada strategi lain yang diterapkan. Di rest area KM 62B arah Jakarta, Jasa Marga bakal pakai sistem buka-tutup. Jadi, aksesnya diatur bergantian. Harapannya, arus lalu lintas di ruas utama tetap lancar dan antrean kendaraan yang mau masuk ke rest area bisa diminimalisir.
Artikel Terkait
Rest Area Cipali Diterapkan Sistem Buka-Tutup Atasi Kepadatan Arus Balik
Keluarga Anggi Ungkap Awal Pertemuan dengan Pria Irak di Malaysia
Timnas Indonesia Hadapi Tekanan Ranking FIFA Saat Hadapi Saint Kitts and Nevis
Larangan Truk di Tol Picu Kepadatan Ekstra di Jalur Pantura Cirebon