Mishael Widjaja, pengemudi Nissan Grand Livina yang terlibat insiden di Tol Kemayoran, ternyata tak tinggal diam. Dia berencana melaporkan pengemudi Toyota Kijang Innova silver ke polisi. Pemicunya? Ada dugaan perusakan mobil plus aksi pemerasan yang dia alami di lokasi kejadian.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, membenarkan rencana itu saat berbincang dengan wartawan, Rabu (8/4).
"Rencananya, Mishael Widjaja akan memperkarakan pengendara Toyota Innova silver bernopol B 1856 URB. Bukti yang dibawa lengkap, ada visum, bukti kerusakan kendaraan, dan juga bukti transfer uang," jelas Ojo.
Namun begitu, polisi masih harus memburu si pengemudi Innova silver tersebut. Pencarian masih digalakkan. Nantinya, kalau sudah ditemukan, pihaknya akan dimintai keterangan lebih dulu soal kronologi sebenarnya.
"Kami masih melakukan pencarian terhadap kendaraan B 1856 URB dan juga B 1188 IP untuk dimintai klarifikasi," terang Ojo.
Kronologi Senggolan yang Berujung Ricuh
Semua berawal di ruas Tol Kemayoran, Jakarta Utara. Mobil Mishael, Grand Livina hitam, bersenggolan dengan Innova silver. Menurut pengakuan Mishael ke polisi, saat itu dia baru pulang ibadah dari BSD Serpong dan melintas di Tol Wiyoto Wiyono, Jumat (3/4) lalu.
Ojo memaparkan detailnya. "Tepatnya sebelum pintu keluar Pluit, sekitar jam setengah tiga sore. Mishael ingin pindah dari lajur 1 ke lajur 2. Nah, di lajur 2 itu posisinya terjepit antara dua mobil Innova. Satu di depannya, Innova silver B 1856 URB. Satunya lagi di belakang, Innova abu-abu B 1188 IP."
Saat mau pindah, tiba-tiba Innova di belakangnya, B 1188 IP, membunyikan klakson panjang. Mishael pun urung pindah jalur.
Tapi di saat bersamaan, mobil Innova silver di depannya justru mulai memepet. Gerakannya agresif, tanpa memberi tanda untuk menepi. Mobil itu terus mendesak, membuat Mishael yang ada di dalam Grand Livina merasa ketakutan.
"Mishael takut, lalu menancap gas. Tapi ya tetap dikejar dan dipepet oleh mobil B 1856 URB itu," kata Ojo menirukan pengakuan korban.
Kejar-kejaran itu berakhir mendekati pintu keluar Tol Kemayoran. Mobil Mishael dihadang secara paksa oleh Innova silver. Pengemudinya turun, langsung emosi, dan berusaha merampas kunci kontak mobil Mishael.
"Turun satu orang laki-laki, mau ambil kunci sambil ngomong kasar. Tak lama, dari mobil Innova kedua (B 1188 IP) turun dua orang lagi, laki-laki dan perempuan. Yang laki-laki cuma memperhatikan, sementara yang perempuan mencoba melerai," tutur Ojo menggambarkan suasana saat itu.
Setelah keributan, tuntutan pun muncul. Pengemudi Innova silver minta ganti rugi dua juta rupiah untuk lecet di mobilnya. Mishael coba menawar jadi satu juta, tapi ditolak mentah-mentah.
"Nego lima menitan, tetap minta dua juta," ungkap Ojo.
Akibatnya, Mishael terpaksa menuruti. Dia mentransfer uang sebesar dua juta rupiah ke rekening bank atas nama Stephen. Baru setelah itu, masing-masing mobil melanjutkan perjalanan.
Artikel Terkait
Universitas Ciputra Jakarta Buka Beasiswa Penuh Kuliah Gratis 4 Tahun Lewat OSC 2026
Kebakaran di Permukiman Padat Kemayoran Padam Setelah 7 Jam, Sejumlah Warga Dirawat karena Sesak Napas
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jawa Barat pada 2 Juni 2026
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata