Lewat akun Truth Social miliknya, Selasa malam waktu AS, Donald Trump membuat pengumuman yang cukup mengejutkan. Presiden Amerika Serikat itu menyatakan bahwa Washington dan Teheran sepakat pada gencatan senjata selama dua pekan. Syaratnya? Iran harus membuka kembali Selat Hormuz. Dengan itu, AS bersedia menangguhkan serangan yang rencananya akan dilancarkan.
Menurut laporan Al Jazeera pada Rabu (8/4/2026), pernyataan Trump ini muncul hanya beberapa jam sebelum serangan besar-besaran yang sudah disiapkan untuk menghantam Iran. Cukup drastis, perubahan sikapnya. Sebelumnya, ancamannya keras: dia bilang seluruh peradaban Iran bisa "mati malam ini" jika mereka tak patuh pada tuntutan AS.
Nah, di sisi lain, Trump juga punya alasan lain buat keputusan ini. Dia klaim bahwa AS sudah mencapai bahkan melampaui semua tujuan militernya dalam operasi yang berjalan sejak akhir Februari lalu.
Artikel Terkait
Ketua GRANAT Dukung Penuh Usulan BNN Larang Vape untuk Cegah Peredaran Narkoba Cair
Indonesia Desak PBB dan Lebanon Usut Tuntas Insiden Tewasnya Tiga Prajurit TNI di UNIFIL
Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Apartemen Mewah Jakarta Timur, 2 Tersangka Diamankan
Bareskrim Ungkap 755 Kasus Penyelewengan BBM dan Elpiji Bersubsidi, Negara Rugi Rp1,26 Triliun