Idul Fitri 2026 Diprediksi Jatuh pada 21 Maret, Libur Panjang hingga Satu Pekan

- Senin, 02 Maret 2026 | 20:50 WIB
Idul Fitri 2026 Diprediksi Jatuh pada 21 Maret, Libur Panjang hingga Satu Pekan

Setiap kali kita menyebut Idul Fitri, biasanya langsung diikuti dengan angka tahun Hijriahnya. Nah, untuk tahun 2026 ini, perkiraannya Lebaran bakal datang lebih awal, yaitu di pertengahan Maret. Menarik, kan?

Kalau merujuk pada Kalender Hijriah 2026 dari Kemenag dan SKB Tiga Menteri tentang hari libur, tahun 2026 ini kita akan merayakan Idul Fitri 1447 H. Lalu, kapan tepatnya? Simak perkiraannya berikut ini.

Kapan Idul Fitri 2026?

Pemerintah sudah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama yang menetapkan perkiraan tanggal. Berdasarkan SKB itu, Idul Fitri 2026 diprediksi jatuh pada 21 Maret 2026. Tapi ini masih prediksi, ya.

Seperti biasa, penetapan resminya nanti akan menunggu sidang isbat yang digelar Kementerian Agama. Sidang itulah yang menentukan awal Syawal 1447 H secara pasti.

Di sisi lain, Muhammadiyah punya hitungannya sendiri. Organisasi itu lewat Kalender Hijriah Global Tunggalnya sudah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh lebih awal, yaitu pada 20 Maret 2026. Jadi, ada selisih satu hari dengan perkiraan pemerintah.

Rencana Libur Panjang 2026

Yang pasti, libur Lebaran tahun depan cukup panjang. Berdasarkan SKB, cuti bersama dan libur nasional Idul Fitri 1447 H direncanakan sebagai berikut.

  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama.
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri.
  • Minggu, 22 Maret 2026: Libur Idul Fitri.
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama.
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama.

Yang bikin makin panjang, libur Lebaran ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Jadinya, potensi libur panjangnya bisa membentang dari Rabu, 18 Maret, sampai Selasa, 24 Maret 2026. Siap-siap saja untuk rencana mudik atau jalan-jalan keluarga.

Kalender Resmi dari Kemenag

Buat yang butuh panduan lebih detail, Kementerian Agama sebenarnya sudah merilis Kalender Hijriah Indonesia untuk tahun 2026. Kalender ini cukup lengkap, mencakup tanggal Hijriah, pasaran, hari besar Islam, dan tentu saja libur nasional.

Kalender tersebut diterbitkan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah. Sayangnya, untuk mengunduhnya, Anda perlu mencarinya langsung di situs resmi Kemenag atau kanal informasi terpercaya lainnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar