Di sisi lain, sinergi dengan aparat penegak hukum seperti Puspom TNI akan terus ditingkatkan. Namun begitu, peran serta masyarakat dinilai krusial.
Masyarakat diajak untuk aktif melaporkan jika menemui indikasi penyimpangan, baik melalui polisi maupun langsung ke Pertamina Call Center 135. Imbauan lain adalah untuk menggunakan BBM dan elpiji subsidi secara bijak. Apalagi, situasi geopolitik global yang tak menentu mengharuskan kita semua lebih berhati-hati dalam konsumsi.
Data yang berhasil dihimpun Bareskrim cukup mencengangkan. Sepanjang 2025 hingga April 2026, terungkap 755 TKP dengan 672 tersangka. Nilai kerugian negara ditaksir mencapai Rp 1,26 triliun sebuah angka fantastis yang berasal dari penyalahgunaan BBM subsidi sekitar Rp 516,8 miliar dan elpiji subsidi sekitar Rp 749,2 miliar.
Angka itu bukan sekadar statistik. Ia menggambarkan betapa seriusnya masalah ini dan mendesaknya penindakan tegas.
Artikel Terkait
Iran Buka Jalur Aman di Selat Hormuz untuk Dua Pekan, Gencatan Senjata dengan AS Dimulai
Wali Kota Jaktim Buka Suara: Petugas PPSU Unggah Foto Rekayasa AI di JAKI
Bulog Pastikan Stok Kemasan Plastik untuk Distribusi Beras Aman
Trump Tunda Serangan ke Iran, Teheran Siap Balas dan Buka Ruang Negosiasi