Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, akhirnya buka suara soal kasus foto rekayasa yang sempat bikin heboh. Foto hasil kecerdasan buatan atau AI itu ternyata diunggah ke aplikasi JAKI sebagai jawaban atas laporan parkir liar. Nah, yang bikin banyak orang geleng-geleng, pelakunya justru petugas PPSU yang seharusnya menangani keluhan warga.
Munjirin mengungkapkan hal ini setelah ada pemeriksaan internal. Menurut dia, Inspektorat DKI Jakarta sudah memeriksa tiga pejabat terkait. Ketiganya dinilai lalai karena gagal mengawasi anak buahnya.
"Jadi berdasarkan hasil pemeriksaan dari Inspektorat DKI Jakarta bahwa Lurah Kalisari, Kasi Ekbang, dan Kasi Pemerintahan dinilai lalai dalam pengendalian dan pengawasan tugas bawahannya, yaitu PPSU yang bertugas menangani aduan masyarakat,"
kata Munjirin Rabu lalu.
Lalu, benar nggak sih yang bikin dan upload foto palsu itu adalah petugas PPSU? Munjirin membenarkan. Jawabannya singkat saja.
"Sesuai hasil pemeriksaan Inspektorat demikian,"
tuturnya. Cukup jelas, tapi menyisakan banyak pertanyaan tentang pengawasan di lapangan. Soalnya, ini bukan sekadar kesalahan teknis, tapi menyangkut integritas pelayanan publik yang dipertaruhkan.
Artikel Terkait
KPK Periksa Tiga Hakim Terkait Suap Eksekusi Lahan Tapos Depok
Wakil Ketua MPR Desak Pemerintah Bawa Kasus Penculikan WNI oleh Israel ke Mahkamah Internasional
Remaja 14 Tahun Dibacok di Kepala saat Tawuran Dua Geng di Cikupa, Polisi Tangkap Pelaku dalam 24 Jam
16 Armada Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan di Ancol, Didominasi Pelanggaran Dokumen dan Muatan Berlebih