Rusia dan China Veto Resolusi PBB untuk Buka Kembali Selat Hormuz

- Selasa, 07 April 2026 | 23:15 WIB
Rusia dan China Veto Resolusi PBB untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Padahal, Selat Hormuz sebelumnya terbuka untuk semua. Penutupan terjadi, ya, gara-gara serangan AS dan Israel itu.

Trump sendiri sudah minta bantuan negara lain untuk membuka paksa selat tersebut. Tapi ditolak. Dia pun tak segan mengancam akan "menghancurkan Iran" jika mereka tetap bersikukuh.

Namun begitu, Iran tampaknya tidak gentar. Posisi mereka jelas: Selat Hormuz baru akan dibuka jika mereka mendapat ganti rugi atas segala kerusakan di dalam negeri. Perang yang dimulai AS dan Israel sejak 28 Februari 2026 itu, kata mereka, harus dipertanggungjawabkan.

Jadi, beginilah situasinya sekarang. Veto dari dua kekuatan besar itu bukan hanya sekadar suara di PBB. Itu adalah penanda bahwa krisis ini masih jauh dari kata selesai, dan dunia harus bersiap menghadapi konsekuensinya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar