Menyikapi situasi ini, KAI pun memberikan dua opsi bagi para penumpang. Bagi yang tidak ingin menunggu, mereka bisa membatalkan tiketnya. Kabar baiknya, kompensasi pengembalian bea diberikan 100 persen, meski biaya pemesanan tidak ikut dikembalikan.
Di sisi lain, bagi pelanggan yang memilih bertahan di stasiun, pihak KAI juga menyiapkan kompensasi berupa service recovery. Sambil menunggu, petugas terus memantau perkembangan kondisi jalur.
Pungkas Kuswardojo menutup penjelasannya. Sementara itu, di Stasiun Cianjur, suasana malam Minggu itu tampak berbeda dari biasanya dipenuhi oleh penumpang yang menanti kepastian, sementara hujan mungkin masih gerimis di luar.
Artikel Terkait
Peradi Kucurkan Rp6,7 Miliar untuk Pemulihan Pasca Bencana di Sumbar
Ahmad Muzani Ingatkan Muhammadiyah Waspadai Godaan Pragmatisme
WHO dan UNICEF Laporkan 214 Serangan Terhadap Fasilitas Medis Tewaskan Lebih dari 2.000 Orang di Sudan
Dispora DKI Tegaskan Lapangan Maroedja Sport Park Gratis, Tak Ada Pungutan Liar