BMKG Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering pada 2026 Didorong El Nino

- Minggu, 05 April 2026 | 18:30 WIB
BMKG Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering pada 2026 Didorong El Nino

Memang, ada tantangan dalam memprediksi El Nino di periode Maret-April. Ada yang namanya spring predictability barrier, sebuah fenomena yang menyebabkan akurasi model iklim menurun saat transisi musim semi di belahan bumi utara. Akibatnya, prediksi yang cukup andal biasanya baru bisa diberikan untuk tiga bulan ke depan.

Nanti, sekitar bulan Mei 2026, tingkat kepercayaan terhadap prediksi intensitas El Nino ini diperkirakan bakal meningkat. Secara statistik, prediksi di bulan itu punya keandalan lebih tinggi untuk memproyeksikan kondisi hingga enam bulan ke depan.

Intinya, kombinasi antara potensi El Nino dan variabilitas iklim alami bisa bikin musim kemarau tahun ini terasa lebih berat. Dampaknya bisa merembet ke mana-mana: sektor pertanian, ketersediaan air bersih, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan yang makin mengancam.

jelas Ardhasena menegaskan.

Menyikapi hal ini, BMKG pun mengimbau semua pihak, baik masyarakat maupun para pemangku kepentingan, untuk bersiap-siap dari sekarang. Kewaspadaan perlu ditingkatkan dan langkah-langkah mitigasi harus disesuaikan sejak dini. Tujuannya jelas: untuk meminimalisir dampak buruk dari kemarau yang diprediksi lebih ekstrem ini.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar