Di sisi lain, polisi sudah bergerak cepat. Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, menyebut Satreskrim telah memeriksa saksi dan mengolah TKP. Menurutnya, keributan bermula di lokasi hajatan tersebut.
"Diduga pelaku lebih dari dua orang. Saat ini masih dalam pengembangan. Kami berharap dalam waktu dekat para pelaku bisa diamankan," kata Enjang.
Dari pengolahan TKP, polisi menemukan barang bukti kunci: belahan bambu. Benda itulah yang diduga dipakai untuk menghajar korban. Penyebab kematian pastinya masih ditunggu dari hasil autopsi.
"Korban dipukul menggunakan belahan bambu di bagian kepala hingga tidak sadarkan diri. Untuk penyebab pasti kematian, masih menunggu hasil autopsi," tambahnya.
Kini, penyelidikan terus berlanjut untuk menangkap para pelaku yang masih buron. Keluarga pun berduka, meninggalkan duka yang dalam di balik perayaan yang seharusnya penang sukacita.
Artikel Terkait
Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap Setelah 7 Tahun Buron
KA Siliwangi Tertahan di Cianjur Akibat Banjir Rendam Rel
Yayasan dan BGN Labuhanbatu Gelar Fun Match untuk Pererat Sinergi Dapur MBG
Persib Kukuhkan Puncak Klasemen Usai Kalahkan Semen Padang 2-0