Targetnya jelas: finis minimal di posisi enam besar, baik di lead maupun boulder. Itu syarat mutlak untuk bisa lolos. Dia juga mewaspadai pesaing dari Asia Tenggara, sebut saja Thailand, Singapura, dan Malaysia.
Dengan latar belakang latihan yang sama dengan sang kembar termasuk sesi latihan di dalam negeri dan tur ke Eropa Raviandi merasa optimis. Dia yakin bisa memberikan yang terbaik di China nanti.
Sementara itu, tiga atlet Indonesia lain sudah lebih dulu memastikan tempat. Mereka adalah Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), dan tentu saja, Ravianto Ramadhan (boulder putra). Tiket mereka ke Jepang didapat berkat prestasi gemilang di World Championship 2025 di Korea Selatan.
Karena sudah lolos otomatis, ketiganya tak perlu lagi turun di ajang kualifikasi di China bulan depan. Perjalanan mereka sudah dipastikan. Tinggal Raviandi yang masih harus berjuang mati-matian untuk bisa menyamai langkah sang kembar, dan membawa nama Indonesia berkibar di dua cabang sekaligus.
Artikel Terkait
Menag Usul Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Setarakan Madrasah dan Sekolah Umum
Banjir 80 Sentimeter Rendam Perumahan di Pamulang, Warga Dievakuasi Tim SAR
Ragunan Catat 36.880 Pengunjung di Hari Kedua Long Weekend Paskah
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Kawasan Tangsel