Konflik yang pecah pada 28 Februari itu tak hanya merenggut nyawa. Serangan-serangan itu juga menghancurkan sejumlah fasilitas kesehatan. Bayangkan saja, rumah sakit dan klinik yang rusak parah. Kerusakan infrastruktur vital ini jelas memperparah keadaan. Upaya menangani korban sipil, yang jumlahnya terus membengkak akibat serangan udara, jadi terhambat berat.
Alhasil, krisis kemanusiaan di wilayah itu kian dalam. Konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Di sisi lain, eskalasi terus berlanjut. Kabar terbaru menyebutkan Iran berhasil menembak jatuh dua pesawat jet tempur AS. Salah satu pilotnya berhasil diselamatkan oleh pihak AS. Namun, nasib pilot yang satunya masih menjadi misteri, belum diketahui keberadaannya.
Menanggapi insiden ini, Presiden AS Donald Trump bersikap blak-blakan. Jatuhnya jet tempur, menurutnya, tidak akan mengganggu jalur diplomasi yang sedang ditempuh Washington dengan Teheran untuk mengakhiri perang.
Artikel Terkait
Satgas Pamtas, Polres, dan Warga Bersihkan Pasar Ilu di Puncak Jaya
Jembatan Beton Gantikan Jembatan Sasak Rapuh di Boyolali, Warga Bersyukur
Serangan Israel di Tyre Rusak Rumah Sakit, 11 Orang Luka-luka
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon