Suasana di Pondok Kelapa, Duren Sawit, mendadak ricuh Jumat lalu. Lebih dari 55 anak dari empat sekolah berbeda dilaporkan mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis. Gejalanya beragam, mulai dari sakit perut, diare, hingga mual-mual yang membuat para orang tua panik.
Menanggapi insiden ini, Badan Gizi Nasional tak tinggal diam. Mereka langsung menyampaikan permintaan maaf. Tak cuma kata-kata, lembaga itu juga berjanji menanggung semua biaya pengobatan korban.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini,” jelas Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, pada Sabtu (4/4/2026).
“BGN juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit,” tegasnya.
Langkah konkret pun diambil. Operasional dapur atau SPPG di Pondok Kelapa langsung dihentikan sementara. Menurut Nanik, tindakan ini bagian dari tanggung jawab dan upaya pengamanan. Soalnya, kondisi fasilitas di sana dinilai belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Artikel Terkait
Jembatan Beton Gantikan Jembatan Sasak Rapuh di Boyolali, Warga Bersyukur
Serangan Israel di Tyre Rusak Rumah Sakit, 11 Orang Luka-luka
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Media Israel Seragamkan Narasi Perang Iran dengan Slogan dan Sensor Ketat