Gubernur Jakarta Terkejut, Bantuan ke Sumatera dan Aceh Siap Ditambah

- Senin, 01 Desember 2025 | 16:54 WIB
Gubernur Jakarta Terkejut, Bantuan ke Sumatera dan Aceh Siap Ditambah

Di Balai Kota, Senin lalu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku terkejut. Kondisi sebenarnya di wilayah Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana, menurutnya, jauh lebih parah dari yang ia bayangkan. "Sungguh di luar bayangan saya," ujarnya.

Karena itulah, Pemprov DKI Jakarta kini siap menambah bantuan kemanusiaan. Komitmen itu ditegaskannya usai melihat langsung laporan dari lapangan.

"Kami sudah melakukan koordinasi untuk itu," tambah Pramono.

Bantuan dari Ibu Kota sebenarnya sudah dikirim secara bertahap. Namun begitu, Pramono tak mau berhenti di situ. Ia sudah memerintahkan jajarannya, termasuk organisasi perangkat daerah dan BUMD, untuk menyiapkan dukungan lanjutan. Semuanya tergantung kebutuhan di sana.

"Yang jelas bantuan kita kirim bertahap. Kalau memang dibutuhkan, saya sudah minta kepada OPD dan juga BUMD untuk mempersiapkan tambahan yang bisa dilakukan oleh DKI Jakarta," jelasnya.

Intinya, kata Pramono, selama masih diperlukan, Jakarta akan mengirimkan lagi. Titik.

Sebelumnya, bantuan serupa sudah disalurkan untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pelepasan bantuan terakhir bahkan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Rano Karno.

Di Koja, Jakarta Utara, Minggu (30/11), Rano bicara blak-blakan. Fase pascabencana, menurutnya, justru fase yang paling berat. Butuh perhatian serius dan berkelanjutan.

"Insyaallah hari ini kita menyampaikan beberapa bantuan. Artinya, Jakarta siap apabila memang dibutuhkan bantuan selanjutnya," kata Rano.

Ia melanjutkan, "Karena pascabencana ini jauh lebih berat daripada apa yang akan kita hadapi sekarang."

Jadi, pesannya jelas. Bantuan dari Jakarta tidak berhenti hari ini. Mereka mengaku siap siaga, menunggu kabar dari tanah Sumatera.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar