Di tengah hangatnya acara Halalbihalal keluarga besar Muhammadiyah DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung menyelipkan sebuah refleksi yang dalam. Ia menyinggung situasi memilukan di Timur Tengah, di mana konflik terus berkecamuk. Menurutnya, seandainya nilai-nilai ukhuwah benar-benar dipegang tegung, perang yang berkepanjangan itu mungkin takkan pernah terjadi.
"Coba kalau Ukhuwah Islamiyah ini benar-benar jalan," ujar Pramono di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.
Suaranya terdengar lirih namun tegas. "Negara-negara yang sekarang ini saling bersitegang, berantem, bertempur karena merasa persaudaraan Islam menjadi pemersatu, menguatkan kita semua."
Ia yakin, ajaran tentang tiga jenis persaudaraan Islamiyah, Wathaniyah, dan Basyariyah seharusnya jadi perekat yang kuat. Bukan cuma antarindividu, tapi juga hubungan antarnegara. Kenyataannya? Berbagai konflik yang masih berkobar justru menunjukkan betapa semangat persaudaraan itu kian memudar.
Pramono melanjutkan. Andai saja prinsip itu dijalankan dengan sungguh-sungguh, banyak perang pasti tak akan berlarut-larut.
Artikel Terkait
Serangan Rudal Iran Hantam Permukiman Israel, Kerusakan Parah di Wilayah Tengah
Oknum TNI dan Polisi Bentrok dengan Pengunjung Kafe di Toraja
MK Tegaskan BPK Satu-Satunya Lembaga Berwenang Tetapkan Kerugian Negara
Gubernur Jatim Minta Pengawasan Ketat untuk Program Makan Bergizi Gratis