Kabar baiknya, bencana ini tidak memakan korban jiwa. Meski begitu, jumlah warga yang terdampak dan mengungsi masih dalam proses pendataan. Tim gabungan dari BPBD dan Pusdalops Kabupaten Donggala saat ini terus berkoordinasi di lapangan untuk mempercepat penanganan.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Donggala Vera Elena Laruni langsung bergerak. Ia telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk berkoordinasi dengan BPBD, terutama soal pengerahan alat berat ke lokasi bencana.
Menurutnya, upaya normalisasi sungai adalah kunci untuk mencegah terulangnya musibah serupa di kemudian hari.
"Air memang sudah mulai surut, namun normalisasi sungai tetap diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang," tegas Vera.
Kini, fokus pemerintah daerah dan BPBD ada pada dua hal: penanganan darurat untuk kondisi saat ini, dan upaya mitigasi jangka panjang. Tujuannya jelas, mengurangi risiko banjir yang kerap mengancam wilayah tersebut setiap musim hujan tiba.
Artikel Terkait
Polisi Lacak Pelaku Insiden Senggol dan Rebut Kunci di Tol Kemayoran
Gubernur Pramono Soroti Peran Muhammadiyah dalam Modernisasi Tradisi Halal Bihalal
Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Regulasi Masih Tertinggal
Savio Siap Pimpin PSM Makassar Hentikan Tren Buruk di Kandang