Nostalgia pun tak terhindarkan. Mark merefleksikan perjalanannya. Semua pengalaman "pertama"-nya dimulai di SM dan bersama rekan-rekan di NCT. Dari sanalah dia belajar mengenal diri sendiri dan berusaha menemukan versi terbaik dari dirinya. Yang tersisa kini, katanya, hanyalah rasa syukur yang tak terhingga.
Lalu, bagaimana dengan masa depan? Mark punya harapan. Dia ingin suatu saat nanti bisa bertemu kembali dengan para penggemarnya dalam keadaan yang lebih baik. Dia membayangkan mereka bisa bersama-sama tersenyum mengenang masa lalu, menikmati momen saat ini, dan dengan semangat menantikan apa yang akan datang. Intinya, dia meminta kepercayaan. Semua ini, ditegaskannya, bukan keputusan gegabah, melainkan hasil pertimbangan yang sangat matang.
Di penutup suratnya, rasa terima kasih itu diulanginya sekali lagi. Untuk SM Entertainment, untuk semua anggota NCT, dan tentu saja, untuk Czennies. Janji pun diucapkan.
Surat itu ditutupnya dengan tanda tangan. Sebuah tanda tangan yang kini menandai transisi besar dalam karir seorang Mark Lee. Babak NCT-nya telah usai, tapi ceritanya masih panjang. Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya dari idol yang satu ini.
Artikel Terkait
Tabrakan Truk Diduga Militer Tewaskan Satu Orang di Kalideres
Satu Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Gresik, Sopir Akui Melamun
Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Sebut Pelaku Orang-Orang Pengecut dari Balik Perawatan
Banjarmasin Gandeng Dua Kabupaten Dukung Proyek Sampah Jadi Listrik