Sementara yang lukanya tak separah itu, kata Wahyu, sudah bisa menjalani rawat inap di rumah sakit setempat. "Tapi kalau yang ini masih di IGD," sambungnya.
Di tengah daftar korban yang panjang, ada satu kabar yang sedikit meredakan kepiluan. Seorang balita yang juga terjebak dalam insiden ini dilaporkan selamat tanpa cedera berarti.
"Ada ibu daripada balita ada. Balitanya tapi alhamdulillah tadi tidak terkena luka bakar dan lain sebagainya, tetapi karena ibunya ada di sana jadi balitanya juga ikut di sini," kata Kusumo.
Di sisi lain, penyelidikan mendalam masih terus digelar untuk mengungkap akar masalah kebakaran ini. Meski begitu, fokus utama saat ini jelas: memulihkan kondisi korban secepat mungkin.
"Fokus penanganan seperti kita ketahui kemarin ya kita fokus kepada para korban terlebih dahulu, bagaimana keselamatan daripada jiwa daripada para korban, kemudian baru kita melangkah ke yang lainnya lagi," tuturnya.
Kebakaran sendiri mulai berkobar pada Rabu (1/4) sekitar pukul setengah sepuluh malam. Butuh waktu lama kurang lebih enam jam lebih bagi petugas pemadam kebakaran untuk sepenuhnya mengendalikan si jago merah. Api baru benar-benar padam Kamis dini hari, pukul 03.45 WIB.
Artikel Terkait
AS Klaim Tanggung Jawab Serangan yang Runtuhkan Jembatan Vital Iran, Korban Jiwa Berjatuhan
Ibadah Jumat Agung dan Salat Jumat di Istiqlal-Katedral Berjalan Damai
Ribuan Jemaat Padati Gereja Katedral Jakarta untuk Peringatan Khidmat Jumat Agung
TVRI Gelar Fun Walk Bola Gembira Serentak di 26 Provinsi