"Untuk PTS akan dilaksanakan Senin besok dan kebetulan kertas soalnya pun terbakar," ujarnya.
Namun begitu, Anas menyebut pihaknya sudah mengantisipasi hal ini. Mereka telah mengontak percetakan untuk mencetak ulang seluruh soal yang musnah. Meski begitu, pelaksanaan ujian semester terpaksa harus ditunda dari jadwal semula, Senin (6/4/2026).
Di sisi lain, aktivitas belajar mengajar tak boleh berhenti. Untuk sementara waktu, ruang guru dipindahkan ke musala terdekat. Situasi ini tentu kurang ideal, tapi setidaknya proses belajar siswa bisa terus berjalan.
Anas berharap pemerintah segera turun tangan. Membangun kembali gedung yang rusak adalah prioritas agar kegiatan sekolah tidak terus-terusan terganggu. Sementara itu, warga dan para guru hanya bisa memandang sisa-sisa bangunan yang hangus, berharap normalitas segera kembali.
Artikel Terkait
Kemenhan Resmi Kelola 217 Taman Makam Pahlawan Mulai April
Jalan Salib Kreatif di Katedral Jakarta Angkat Tema Lux in Nihilo, Libatkan 200 Anak Muda
Oklahoma City Thunder Hancurkan Lakers dalam Kekalahan Terburuk Ketujuh Sejarah Waralaba
Dubes Iran Serukan Solidaritas Umat Islam dan Apresiasi Peran Indonesia dalam Pertemuan dengan Din Syamsuddin