Asap tebal masih mengepul dari reruntuhan ketika tim pemadam berusaha memastikan api benar-benar padam. Pagi Kamis (2/4/2026) itu, warga sekitar SD Negeri 2 Gintung Cilejet, Parung Panjang, Bogor, dikejutkan oleh kobaran api yang melalap gedung ruang guru sekolah tersebut.
Dugaan sementara, penyebabnya adalah korsleting listrik. Menurut sejumlah saksi, api pertama kali terlihat menjalar dari sebuah colokan. Dari sana, si jago merah dengan cepat merambat ke beberapa ruangan dan akhirnya membakar atap bangunan.
Untungnya, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian, ruang guru sedang kosong. Pihak sekolah langsung bergerak cepat, mengevakuasi apa saja yang masih bisa diselamatkan. Buku-buku pelajaran berhasil dipindahkan, tapi nasib lain menimpa kertas soal ujian siswa. Semua hangus dilalap api.
Kepala SD Negeri 2 Gintung Cilejet, Anas Abdullah, tampak memimpin proses pemindahan barang-barang sisa kebakaran. Dia menjelaskan dampak langsung dari musibah ini.
Artikel Terkait
Dubes Iran: Isu Perpecahan Suni-Syiah Sengaja Dihasilkan Zionis
Kemenhan Resmi Kelola 217 Taman Makam Pahlawan Mulai April
Jalan Salib Kreatif di Katedral Jakarta Angkat Tema Lux in Nihilo, Libatkan 200 Anak Muda
Oklahoma City Thunder Hancurkan Lakers dalam Kekalahan Terburuk Ketujuh Sejarah Waralaba