Di sisi lain, angka-angka yang ia paparkan sungguh mengkhawatirkan. Pertumbuhan ekonomi Sumbar cuma 3 persen, jauh di bawah nasional. Sementara inflasi mencatat 6 persen. "Artinya masyarakat hanya naik pendapatannya 3 persen, tapi pengeluarannya naik 6 persen," jelasnya. Situasi ini, dalam pandangannya, adalah bentuk pemiskinan terstruktur.
Meski begitu, Andre tak menutup mata pada kemajuan Pelindo. Transformasi digital yang digaungkan perusahaan patut diapresiasi. "Saya sudah melihat langsung... bahkan ke depan mesin bisa dikendalikan dari jarak jauh, misalnya dari Jakarta untuk operasional di Makassar," katanya.
Tapi apresiasi itu tak lantas membuatnya lengah. Ia kembali menekankan pesan intinya: butuh keberpihakan.
Desakannya terasa mendesak. Harapannya jelas: Pelindo tak hanya jadi pionir digital, tapi juga motor penggerak ekonomi di daerah yang sedang terpuruk.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Perketat Izin Perjalanan Dinas ASN, Banyak Permohonan Ditolak
Trump Klaim Tanggung Jawab atas Serangan Jembatan B1 di Iran, Ancam Kembalikan Iran ke Zaman Batu
DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati 17 Raperda Jadi Perda Setelah Pembahasan Bertahun-tahun
Portland Trail Blazers Didenda Rp1,7 Miliar Gara-gara Kontak Ilegal dengan Prospek Tiongkok