BMKG sendiri mengingatkan warga, khususnya yang tinggal di pesisir Halmahera Barat, untuk tidak panik tapi tetap waspada. Gempa susulan selalu mungkin terjadi setelah guncangan utama. Mereka menyarankan agar masyarakat sigap dan siap.
Di sisi lain, ada catatan penting dari BMKG mengenai data yang dirilis. Informasi awal ini memang diprioritaskan untuk kecepatan sebagai peringatan dini. Artinya, data masih bisa berubah nantinya, seiring dengan bertambahnya data dari sensor-sensor yang ada.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data”.
Malam itu, warga merasakan guncangan yang datang tiba-tiba. Getaran dari laut itu kini menjadi perhatian utama, sementara semua pihak menunggu perkembangan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Balita Tewas Diserang Monyet Peliharaan di Pamekasan
Ketua Komisi III Bantah Intervensi Kasus Videografer Amsal
Gunung Rinjani Resmi Dibuka, Kuota Jalur Utara Terpenuhi
Dody Hanggodo Soroti Otak Konslet Generasi Muda PU, Imbau Publik Tak Berprasangka Buruk