Tak Cuma WFH, Anggaran Bensin Kepala Dinas Dipangkas Separuh
Di sisi lain, langkah penghematan juga menyasar sektor energi. Dedie menginstruksikan seluruh ASN untuk lebih efisien. Yang mencolok, anggaran bensin dan solar untuk para kepala dinas bakal dipotong hingga 50 persen.
“Untuk penghematan kendaraan dinas, saya sudah bicara dengan BKAD,” katanya. “Alokasi anggaran bensin dan solar untuk kepala dinas akan dipangkas setengahnya.”
Lalu, gimana solusinya? Menurut Dedie, para pejabat itu didorong beralih ke kendaraan listrik atau memanfaatkan transportasi umum saat bertugas. Bahkan, penggunaan kendaraan roda dua yang lebih hemat energi juga disebut sebagai alternatif.
“Jadi tolong nanti dicarikan alternatifnya,” pinta Dedie. “Ini bentuk dukungan kami agar pemerintah pusat terbantu dalam program efisiensi energi.”
Jadi, dua kebijakan ini sepertinya akan berjalan beriringan. Satu sisi mengatur pola kerja, sisi lain mengencangkan ikat pinggang anggaran operasional. Tinggal tunggu pelaksanaannya di lapangan.
Artikel Terkait
Pemprov Sumsel Rencanakan Pengadaan Mobil Dinas Baru Senilai Rp5 Miliar di Tengah Wacana Efisiensi
KPK Periksa Pengusaha Rokok Terkait Uang di Safe House Ciputat
KPK Periksa Tiga Saksi Baru untuk Telusuri Rantai Perintah Suap Hakim Depok
Kejagung Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis di Tuban dan Bojonegoro