Nah, buat warga sekitar, situasinya harus benar-benar diperhatikan. Kewaspadaan perlu ditingkatkan. Semua aktivitas di zona rawan bencana sebaiknya dihentikan dulu. Soal keselamatan, tidak bisa ditawar-tawar.
Imbauan yang lebih spesifik juga disampaikan. Masyarakat dan para wisatawan diminta untuk sama sekali tidak mendekati Kawah Malupang Warirang. Radius empat kilometer dari pusat erupsi dinyatakan sebagai area berbahaya. Jangan coba-coba masuk ke sana.
Di sisi lain, ancaman lain yang harus diantisipasi adalah hujan abu. Ini bisa turun kapan saja, lho. Karakter Dukono kan memang periodik, dan arah sebaran abunya sangat bergantung pada tiupan angin. Jadi, bersiaplah.
Langkah praktisnya? Pakai masker. Atau tutup hidung dan mulut dengan kain. Abu vulkanik itu bahaya buat pernapasan. Dengan melindungi diri, risiko gangguan kesehatan bisa kita tekan seminimal mungkin.
Keadaan di Maluku Utara ini kembali mengingatkan kita pada kekuatan alam yang tak pernah bisa diremehkan.
Artikel Terkait
Polisi Gulung Laboratorium Gelap Ekstasi dan Happy Water di Apartemen Jakarta Timur
Kebakaran SPBE di Bekasi Tewaskan 10 Orang, Korban Alami Luka Bakar Parah
Malaysia Terapkan WFH untuk Aparatur Sipil Negara Mulai April 2026
Kebakaran Hanguskan Delapan Ruang Kelas di SMPN 2 Samarinda, Tak Ada Korban Jiwa