Suasana malam di Cimuning, Bekasi, tiba-tiba berubah jadi mencekam Rabu kemarin. Api besar melalap sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), memaksa warga berhamburan dan menewaskan sepuluh orang yang harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Relawan PMI Indra Septian yang berada di lokasi memberikan konfirmasi lewat iNews TV.
"Total 10 kalau menurut informasinya ya," katanya.
Ia melanjutkan, "Selanjutnya nanti mungkin diinformasikan oleh pihak kepolisian."
Kondisi para korban disebutkan cukup parah. Menurut Septian, kebanyakan dari mereka mengalami luka bakar yang luas, bahkan ada yang mencapai lebih dari lima puluh persen. "Kalau rata-rata (luka bakar) 50-an ke atas, kalau kita lihat ya," ujarnya lagi. Mereka yang terluka itu kemudian dibawa ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, termasuk RSUD Kota Bekasi dan RSUD Kabupaten Bekasi, untuk mendapat penanganan secepatnya.
Sampai saat ini, apa yang memicu kobaran api itu masih menjadi tanda tanya besar. Investigasi pun belum bisa memberikan jawaban pasti. Yang jelas, suasana di lokasi masih sangat tegang. Petugas kepolisian sudah berjaga, mengamankan area dan meminta warga untuk tidak mendekat demi keamanan bersama.
Artikel Terkait
Kemkomdigi Siapkan Langkah Mitigasi Gangguan Internet di Sitaro dan Sangihe Selama Restorasi Palapa Ring
Kemlu Gelar Laga Sepak Bola Persahabatan dengan Dubes Afrika Peringati Hari Afrika 2026
Lebih dari 10.000 Mahasiswa dari 10 PTN Mendaftar Seleksi Tim Ekspedisi Patriot 2026
Bea Cukai Tanjung Emas Hibahkan Satu Kontainer Meja dan Kursi ke Yayasan Pendidikan Setiabudhi Semarang