Polisi Gulung Laboratorium Gelap Ekstasi dan Happy Water di Apartemen Jakarta Timur

- Kamis, 02 April 2026 | 01:30 WIB
Polisi Gulung Laboratorium Gelap Ekstasi dan Happy Water di Apartemen Jakarta Timur

Sebuah laboratorium gelap pembuatan narkoba berhasil digulung polisi. Lokasinya? Di sebuah apartemen di Cipinang, Jakarta Timur. Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menemukan praktik produksi ekstasi dan "happy water" yang beroperasi diam-diam di balik pintu unit hunian.

Operasi digelar Senin (30/3) petang, sekitar pukul tujuh malam. Pimpinan operasi, AKBP Ade Candra, memulai penangkapan di depan sebuah minimarket di area Tower G Apartemen Basura. Dua orang diamankan: K (32) dan S (38). Dari saku mereka, polisi langsung menemukan 10 butir pil ekstasi.

Namun begitu, penemuan itu rupanya baru secuil. Petugas lalu mengembangkan penyelidikan ke unit kamar yang ditempati tersangka, di Tower Dahlia lantai 22. Dan di sinilah semuanya terbongkar.

Ruangan itu diduga kuat jadi tempat produksi sekaligus gudang. Begitu masuk, mata petugas disambut oleh tumpukan bahan baku ekstasi siap cetak beratnya mencapai 16,695 kilogram. Bahan sebanyak itu, kata polisi, bisa diolah jadi lebih dari 33 ribu butir pil. Belum lagi 643 butir ekstasi yang sudah jadi dan siap diedarkan, plus 34 bungkus 'happy water'.

Yang bikin ngeri, peralatan produksinya lengkap. Serbuk kimia bertebaran, ada alat cetak khusus, timbangan digital, blender, alat press plastik, sampai perangkat laboratorium sederhana. Semua mengarah pada satu kesimpulan: ini adalah clandestine lab, pabrik narkoba rumahan yang terorganisir.

Menurut Kombes Ahmad David, Dir Res Narkoba Polda Metro Jaya, operasi ini sudah berjalan sekitar dua bulan. Mereka memproduksi ribuan pil ekstasi bermerk Chanel dan Mercy, serta puluhan kemasan happy water.

"Di sini dapat dilihat ada alat cetaknya kemudian ini adalah ekstasi yang sudah siap edar sebanyak 643 butir ekstasi,"

"Polda Metro Jaya mengamankan dua orang terduga pelaku yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Polda Metro Jaya,"

David menambahkan, dari lokasi itu juga diamankan berbagai prekursor dan alat produksi. Semua barang bukti kini disita untuk penyelidikan lebih lanjut. Dua tersangka kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan di balik laboratorium gelap ini.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar