Wakidi masih ingat pertemuan terakhir mereka. Saat Idul Fitri 2025 silam, mereka sempat bersilaturahmi sebentar di lapangan. Lebaran tahun ini, Farizal tak bisa pulang.
"Saya ketemu di lapangan pas hari Idul Fitri itu. Cuma silaturahmi saja," kenangnya.
Di sisi lain, konfirmasi resmi juga datang dari institusi. Komandan Kodim 0731/Kulonprogo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, membenarkan kabar duka ini.
Dia menjelaskan, Farizal adalah anggota Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah yang bermarkas di Kodam Iskandar Muda, Aceh.
Dyan menegaskan, almarhum akan dimakamkan dengan penghormatan penuh sesuai protokol militer.
"Karena almarhum gugur (saat bertugas di Lebanon -Red) maka kita laksanakan upacara pemakaman militer," tegas Dyan.
Sebelumnya, kabar meninggalnya prajurit Indonesia ini bahkan telah sampai ke meja Sekjen PBB, Antonio Guterres. Ia menyatakan kecaman keras atas serangan mematikan di wilayah Adchit Al Qusayr itu, yang menewaskan satu personel TNI dalam misi UNIFIL.
Kini, semua mata tertuju pada proses pemulangan. Keluarga dan rekan-rekannya menunggu, berharap pahlawan mereka segera tiba untuk peristirahatan terakhir.
Artikel Terkait
Komnas HAM Gali Peran TNI dalam Investigasi Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
BPS Temukan 3.934 Penerima Bantuan BPJS Katastropik Meninggal Dunia
Trump Klaim Iran Minta Gencatan Senjata, Tuntut Buka Selat Hormuz
Dishub Bogor Tegaskan Tilang Taksi Jakarta karena Langgar Wilayah Operasi, Bukan Sekadar Pelat B