Industri kreatif dinilai punya potensi besar untuk jadi tempat uji coba program Magang Nasional. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam sebuah keterangan di Jakarta, Rabu lalu.
Menurutnya, sektor yang satu ini menawarkan ruang belajar yang unik. Tak cuma itu, industri kreatif juga membuka peluang serapan tenaga kerja dari bidang-bidang ekonomi baru yang terus berkembang pesat.
Karakter industri kreatif sendiri memang beda. Sektor ini menuntut adaptasi cepat, kreativitas tinggi, kolaborasi, dan eksekusi yang tepat. Nah, justru karena karakternya yang khas itulah, ia bisa menjadi laboratorium pembelajaran yang ideal. Di sini, model pelaksanaan magang nasional bisa diuji dan diperkaya, jauh dari kesan sektor-sektor konvensional yang sudah biasa.
Yassierli meyakini, dengan pengelolaan yang baik, industri kreatif bukan cuma jadi tempat magang yang efektif. Lebih dari itu, ia berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan mendongkrak pertumbuhan industri dalam negeri.
Di sisi lain, pemerintah punya harapan jelas untuk program Magang Nasional ini. Intinya, program ini harus memberikan pengalaman kerja yang nyata, pendampingan serius, dan penguatan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.
“Dengan pola tersebut, peserta diharapkan tidak hanya menjalani masa magang, tetapi juga mengalami peningkatan keterampilan yang terukur,” katanya.
Artikel Terkait
Videografer Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Mark-Up Video Profil Desa di Karo
Anggota DPR Dukung WFH Jumat untuk ASN, Ingatkan Pentingnya Sanksi Tegas
Dirjen Imigrasi Baru Tegaskan Pentingnya Baca Arah Pikiran Presiden Prabowo
Wapres Gibran Dukung Penyelidikan Tuntas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon