Wapres Gibran Dukung Penyelidikan Tuntas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

- Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB
Wapres Gibran Dukung Penyelidikan Tuntas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

JAKARTA – Dukungan penuh disampaikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk investigasi menyeluruh terkait gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon. Mereka adalah bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB, UNIFIL. Gibran tak hanya mendorong penyelidikan tuntas, tapi juga meminta proses pemulangan jenazah dilakukan dengan upaya maksimal.

“Saya mendukung penuh dilakukannya investigasi menyeluruh oleh PBB serta penanganan yang cermat sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, termasuk upaya maksimal terkait proses pemulangan jenazah,” ujar Gibran dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Rasa dukacita mendalam juga ia sampaikan. Ketiga prajurit itu gugur saat menjalankan misi mulia menjaga perdamaian dunia. Menurut Gibran, pengabdian mereka patut mendapat penghormatan setinggi-tingginya.

“Penghormatan yang setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit yang telah menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia,” lanjutnya.

Adapun ketiga prajurit yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Sebelumnya, langkah serupa sudah diambil Menteri Luar Negeri Sugiono. Ia bahkan sudah mendesak PBB untuk segera menggelar rapat darurat Dewan Keamanan. Desakan itu disampaikan langsung kepada Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Senin (30/3/2026) malam lalu.

Tak cuma itu, Sugiono menuntut investigasi yang cepat, transparan, dan menyeluruh. “Kami meminta dibentuknya rapat darurat Dewan Keamanan PBB dan proses investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan,” tegasnya lewat akun X, Selasa (31/3/2026).

Di sisi lain, Sugiono juga telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Lebanon, Yousef Raggi. Percakapan itu menyiratkan kekhawatiran mendalam Indonesia atas serangan yang terjadi. Kedua pihak sepakat untuk berkoordinasi lebih erat dan segera menindaklanjuti langkah-langkah krusial.

Semua langkah ini, imbuhnya, dilakukan sembari mendukung upaya penurunan ketegangan dan menjaga stabilitas kawasan. Situasinya memang rumit, tapi diplomasi terus bergulir.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar