YouTube Tutup Kanal DIBIKIN CHANNEL Penyebar Hoaks dan Konten Fitnah

- Rabu, 01 April 2026 | 07:30 WIB
YouTube Tutup Kanal DIBIKIN CHANNEL Penyebar Hoaks dan Konten Fitnah

Mereka ini jelas terafiliasi dengan bekas rezim jahat masa lalu. Bahkan, dalam acara mereka besok Senin 4 April 2026, rencananya mau mengundang Petruk dan Petruk Cilik. Tujuannya untuk membentuk persekutuan jahat baru. Yang memalukan, mereka sampai berani menampilkan nomor rekening sumbangan di kanal masing-masing. Sungguh keterlaluan.

Nah, seperti "DIBIKIN CHANNEL" yang sudah dimatikan, kanal-kanal abal-abal dalam lingkaran "CEBOKER NUSANTARA" itu harusnya dapat perlakuan sama. Entah oleh YouTube sendiri, atau lewat laporan warganet. Mereka kan sudah menyebar hoax, misinformasi, ujaran kebencian, fitnah, spam, dan click-bait ekstrem. Parahnya lagi, mereka berani menyebut inisial dan menjuluki tokoh-tokoh nasional seperti Bapak JK, Menko AHY, Ketua DPR PM, Prof MMD, Ketua DEN LBP, hingga IB HRS dengan plesetan yang tidak pantas.

Intinya, kasus ijazah palsu yang terbukti 99,9% itu semakin meluas. Laporan resminya sudah hampir setahun, tepatnya sejak 30 April 2025. Bahkan akar masalahnya sudah ada sejak 13 tahun lalu, saat seminar "Memimpin dengan Hati" di UII Jogja. Semua ini berawal dari ketidakjujuran dan sikap tidak transparan seorang oknum yang tak mau menunjukkan ijazah aslinya.

Maka, agar tidak makin parah, saya mengajak netizen untuk segera bertindak. "Strike", tutup, matikan kanal-kanal penjilat macam "CEBOKER NUSANTARA" itu. Seperti nasib yang menimpa "DIBIKIN CHANNEL".

@ Jakarta - Rabu 01/04/2026 © Dr. KRMT Roy Suryo (Asli)

Editor : Redaksi

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar