Keberhasilan ini, dalam pandangannya, bukanlah suatu kebetulan. Ia menilai ada komitmen serius pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional. Komitmen itu sudah digaungkan sejak Prabowo dilantik pada 2024, dengan fokus pada kemandirian dan menjaga pasokan dalam negeri.
Di sisi lain, rapat dengan IDFood juga membahas hal-hal strategis. Komisi VI mengapresiasi roadmap pengembangan perusahaan itu ke depan. Tapi tentu saja, dukungan konkret diperlukan.
Andre mendorong adanya dukungan pendanaan, bisa berupa subsidi bunga atau penyertaan modal. Tujuannya jelas: memperkuat peran IDFood dalam program pangan nasional. Baginya, kemampuan menjaga harga tetap stabil di tengah gejolak global adalah indikator penting. Ia menegaskan hal itu.
Ia pun membandingkan dengan kondisi di luar. Banyak negara bergulat dengan tekanan harga energi dan pangan yang mencekik. Sementara posisi Indonesia, menurutnya, masih lebih baik.
"Indonesia termasuk negara yang BBM-nya masih bertahan, termasuk pangan kita," imbuhnya.
"Ini patut kita syukuri dan apresiasi."
Artikel Terkait
Tim Hukum Klaim Identifikasi 16 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
Indodax Raih Dua Penghargaan Platform Kripto Terpercaya 2026
PBB Kecam RUU Hukuman Mati Israel, Sebut Kejam dan Diskriminatif
Gejolak Iran Ancam Rantai Pasok Industri, Harga BBM Dijamin Tak Naik