Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa kebijakan ini bagian dari upaya efisiensi energi secara lebih luas. Efeknya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah, tapi juga oleh masyarakat secara keseluruhan. Angkanya pun jauh lebih besar.
"Sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat sebesar Rp 59 triliun,"
tuturnya.
Jadi, selain mengurangi kemacetan, kebijakan Jumat work from home ini rupanya menyimpan dampak finansial yang luar biasa. Penghematan triliunan rupiah untuk APBN, dan puluhan triliun lebih untuk kantong masyarakat. Sebuah langkah yang, setidaknya di atas kertas, punya dua manfaat sekaligus.
Artikel Terkait
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik dan Presiden untuk Pelantikan dan Refleksi Nasional
Pemerintah Batasi Pembelian Solar dan Pertalite Maksimal 50 Liter per Hari
Anggota DPR Apresiasi Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran 2026
Lippo Cikarang Tegaskan Karyawan Hanya Dimintai Keterangan sebagai Saksi oleh KPK