Komandan Pasukan Quds Klaim Aksi Yaman Paksa Kapal Induk AS Mundur

- Selasa, 31 Maret 2026 | 18:45 WIB
Komandan Pasukan Quds Klaim Aksi Yaman Paksa Kapal Induk AS Mundur

Di sisi lain, pihak Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tak segan memberi apresiasi tinggi. Kepemimpinan dan para pejuang Yaman dipuji karena visi strategis mereka melawan musuh-musuh dunia Islam. Kehadiran Yaman dalam membela warga Gaza, misalnya, dianggap bukti pemahaman mendalam mereka terhadap gejolak yang terjadi di kawasan.

Dukungan penuh seperti ini, bagi Iran, bisa menjadi awal yang baik. Awal bagi pembebasan total Yaman dari segala bentuk pengepungan pihak asing. Qa’ani juga menegaskan kembali posisi negaranya. Iran, katanya, akan tetap teguh berdiri bersama semua front perlawanan.

Komitmen itu dijalankan sebagai sebuah tugas ilahi. Tujuannya jelas: mendukung para pejuang demi mengusir bayang-bayang perang dari seluruh wilayah. Dan kemitraan antara Iran dan Yaman ini diklaim terus memberi pengaruh. Keseimbangan kekuatan berubah, setidaknya untuk melawan agresi AS dan Zionis.

(Keysa Qanita)

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar