Kabut sudah mulai turun menyelimuti Curug Parigi di Sungai Cileungsi ketika tim pencarian terpaksa menghentikan operasi mereka, Selasa (31/3/2026) sore. Dua remaja yang dilaporkan hilang tenggelam di lokasi itu, satu di antaranya telah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Pencarian untuk korban kedua terpaksa ditunda hingga esok hari.
Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra, mengonfirmasi kabar duka itu.
"Sudah, satu orang sudah ditemukan. Korban yang sudah di temukan atasnama ZA, umur 15 tahun. Kondisinya meninggal dunia," ujar Udin saat dihubungi.
Menurut penjelasannya, jenazah ZA berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.30 WIB, tidak jauh dari titik ia hilang. "Kira-kira sekitar 10 meter dari lokasi awal kejadian," tambahnya.
Namun begitu, kabar buruk masih menyelimuti keluarga korban lainnya. Remaja berinisial MZL (18) hingga saat ini masih belum ditemukan. Pencarian intensif terpaksa dihentikan karena cahaya yang kian redup dan alasan keamanan.
"Proses pencarian dihentikan dulu tadi sore, karena kondisi makin gelap ya. Satu orang lagi (atasnama MZL) belum ditemukan, (pencarian) dilanjut besok pagi, pencariannya oleh tim SAR gabungan," jelas Udin.
Peristiwa nahas ini bermula lebih awal, sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut keterangan dari Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, kedua korban tenggelam usai terpeleset saat mencoba menyeberangi sungai.
"Betul, telah diterima laporan adanya orang tenggelam di Sungai Cileungsi, tepatnya di Curug Parigi, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri," kata Adam.
Dari keterangan sejumlah saksi, tragedi itu terjadi dengan cepat. Kedua remaja itu disebut-sebut menyeberang di area atas air terjun dengan cara digendong. Langkah itu ternyata berakhir fatal.
"Saksi kemudian melihat dua orang tersebut terpeleset dan tercebur ke Curug Parigi dan tenggelam," tutur Adam, merinci kronologi yang diterimanya.
Kini, selain duka, yang tersisa adalah harapan. Harapan agar esok hari, tim SAR gabungan yang akan melanjutkan pencarian di aliran Sungai Cileungsi, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor itu, bisa membawa kepastian bagi keluarga yang menunggu.
Artikel Terkait
Mama Sinta Bantah Difasilitasi Pihak Tertentu ke Jakarta, Tegaskan Biaya Perjalanan Pribadi
Kebakaran Gudang Limbah Lawon di Cikarang Barat Rembet ke Enam Rumah Warga
Ledakan Bom Bersejarah Perang Dunia II di Biak Numpor Tewaskan Lima Warga, Tiga Lainnya Hilang
Dudung Abdurachman Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Prajurit Sejati yang Selalu Mendekatkan TNI dengan Rakyat