Jakarta. Proses verifikasi data untuk 11 juta peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sudah hampir rampung. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut, angka penyelesaiannya kini mencapai 98 persen.
Pernyataan itu disampaikan Gus Yusuf sapaan akrabnya usai menggelar pertemuan terbatas dengan BPJS Kesehatan dan perwakilan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia. Ia menjelaskan, pendataan ulang ini digarap bersama Badan Pusat Statistik. Tujuannya sederhana: memastikan data penerima bantuan itu akurat dan tepat sasaran.
Menariknya, dari total 11 juta peserta yang sempat dinonaktifkan pada Januari lalu, pemerintah ternyata sudah melakukan reaktivasi otomatis. Lebih dari 106.000 penerima manfaat yang mengidap penyakit katastropik seperti jantung, ginjal, atau kanker langsung diaktifkan kembali. Ini tentu kabar baik bagi mereka yang sangat bergantung pada layanan kesehatan.
“Perlu diingat bahwa status aktif kepesertaan berlaku tiga bulan setelah SK terbit,”
kata Saifullah, mengutip penjelasan resmi yang dirilis Selasa (31/3) kemarin.
Artikel Terkait
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Puan Maharani Desak Investigasi
Trump Pertimbangkan Hentikan Perang Iran, Fokus Beralih ke Target Militer Terbatas
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Meski Konflik Timur Tengah
Program Makan Bergizi Gratis Dikurangi Jadi Lima Hari Seminggu, Penghematan Capai Rp20 Triliun