Jakarta – Circuit of the Americas (COTA) biasanya jadi tempat Marc Marquez berjaya. Tapi MotoGP Amerika Serikat 2026 ini lain cerita. Pembalap andalan itu pulang tanpa membawa podium, hanya finis kelima. Sebuah hasil yang jelas-jelas bikin kecewa.
Kekecewaannya itu ia ungkapkan langsung usai balapan. Padahal, trek di Austin ini selama ini dikenal sebagai salah satu favoritnya.
Minggu yang sulit sudah terlihat sejak awal. Kualifikasi hanya memberinya grid keenam. Lalu, malah bertambah runyam di Sprint Race. Marquez terjatuh dan insidennya itu menyeret Fabio Di Giannantonio. Akibatnya, ia cuma finis ke-17 dan harus menanggung hukuman long lap penalty untuk balapan utama hari Minggu.
Hukuman itu jelas jadi beban. Balapan utama pun dimulai dengan kondisi yang jauh dari ideal. Ia kesulitan mengejar, sempat tercecer ke posisi ke-11. Namun, karakter pebalap juara dunia itu muncul. Dengan perlahan ia bangkit, terlibat duel sengit di lini tengah, dan akhirnya berhasil merangkak naik ke posisi kelima.
Tapi, bangkitnya itu tak cukup untuk menghapus rasa tak puas. Bagi Marquez, finis kelima bukanlah pencapaian yang membahagiakan.
“Saya sudah memberikan yang terbaik, tapi saya tidak menikmatinya,” ujarnya.
Artikel Terkait
Kuwait Tuduh Iran Serang Kapal Tanker Minyaknya di Dekat Dubai
Empat Tersangka Penganiayaan Aktivis KontraS Ditahan di Sel Maksimum Pomdam Jaya
Bareskrim Ungkap Perdagangan Emas Ilegal Senilai Rp 25,9 Triliun dari Kalbar hingga Papua
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik dan Presiden untuk Pelantikan dan Refleksi Nasional