Senin malam kemarin, suasana di Jalan Soepomo, Tebet, sedikit berbeda. Lalu lintas malam itu dialihkan sejenak. Pasalnya, petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta mulai turun ke lapangan untuk membangun zebra cross baru. Rencananya, akan ada lima titik yang dibangun. Empat di antaranya sudah mulai dikerjakan sejak 30 Maret 2026.
Ini upaya Pemprov DKI, lewat Bina Marga, untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki. Kawasan itu sebelumnya memang sempat ramai jadi perbincangan. Soalnya, fasilitas penyeberangan untuk warga hilang begitu saja.
Kepala Dinas Bina Marga DKI, Heru Suwondo, buka suara. Ia mengakui ada ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat.
"Kami minta maaf atas ketidaknyamanannya," ujar Heru.
Menurut penjelasannya, kondisi itu muncul karena ada pemeliharaan jalan dan perbaikan trotoar di akhir 2025. Pekerjaan itu bikin marka zebra cross lama tertutup aspal baru. Belum lagi, cuaca ikut ambil peran. Hujan yang sering turun bikin proses pengerjaan jadi molor.
Artikel Terkait
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron
Kejagung Sita Uang Tunai Rp1 Miliar dari Kantor Perusahaan Tambang AKT
Dua Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar Diamankan di Bandara Kualanamu
Timnas Indonesia Takluk di Final FIFA Series, Herdman: Ini Baru Pondasi