"Kami sudah bikin reng-reng, sudah kami kalkulasi," kata Luthfi dengan semangat.
"Kalau perlu, besok hari tertentu semua ASN kita naik sepeda, bersama seluruh bupati dan wali kota. Jadi ke kantor naik sepeda, kalau perlu lari," tambahnya.
Meski terdengar seru, Luthfi mengingatkan bahwa kebijakan ini belum final. Semuanya masih dalam tahap penghitungan dan kajian mendalam. Soal hari apa tepatnya para ASN harus bersepeda, dia mengaku belum bisa memastikan. "Kita tunggu hasil kajian dulu," katanya.
Di sisi lain, wacana kerja dari rumah atau WFH bagi ASN Jateng juga masih mengambang. Menurut Luthfi, pembahasan masih berjalan dan mereka menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat sebelum memutuskan skema pasti.
"WFH juga sama, masih dikaji. Kapan hari pelaksanaannya pun masih dibahas. Begitu ada edaran resmi dari pusat, kita langsung eksekusi," pungkas Gubernur.
Artikel Terkait
Ketua Fraksi Gerindra Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon
Krisis Air di Nunukan, Perumda Tirta Taka Terapkan Sistem Giliran
Gus Ipul: Penyaluran Bansos Dimulai Minggu Ketiga April
Polisi Gerebek Pangkalan Pengoplosan Gas Bersubsidi di Bogor