Laporan kemudian mengalir ke Polsek Sewon. Tak butuh waktu lama, berbagai unit kepolisian berdatangan. Mulai dari SPKT, Reskrim, hingga tim Inafis turun tangan melakukan olah TKP. Suasana lokasi pun berubah menjadi keramaian petugas yang sibuk mengumpulkan petunjuk.
Di sisi lain, pemeriksaan awal sempat menemukan sesuatu. Ada luka memar di dahi korban. Dugaan sementara, luka itu muncul karena benturan dengan talut atau dinding sungai. Tapi, ini masih sebatas dugaan. Soal penyebab kematian yang sebenarnya, polisi masih menutup rapat. Mereka menunggu hasil pemeriksaan yang lebih menyeluruh.
Keluarga korban, kata polisi, sudah diberi tahu dan menerima kenyataan pahit ini. Setelah seluruh proses pemeriksaan di lokasi dinyatakan selesai, jenazah almarhumah akhirnya diserahkan kepada mereka. Untuk kemudian dimakamkan sesuai tradisi.
Peristiwa menyedihkan ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi warga dusun yang biasanya tenang. Seorang lansia yang sehari-harinya terlihat bekerja di sawah, kini ditemukan meninggal dalam keadaan mengenaskan di saluran air yang mungkin setiap hari ia lalui.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Motor di Batuceper Saat Dorong Kendaraan Hasil Curian
RSU Muslimat Ponorogo Resmikan Gedung Gus Dur, Perkuat Layanan Ibu dan Anak
GB KEK di Pulau Poto Bintan Serap Ribuan Tenaga Kerja, Jawab Isu Stagnasi
KPK Sita Belasan Juta Dolar AS di Safe House Kasus Suap Bea Cukai