“Sumber daya mineral kita harus dilindungi demi generasi mendatang.”
Namun begitu, Prabowo tak melupakan isu lingkungan. Dia menyentuh soal reboisasi hutan yang rusak. Ajakan untuk dunia internasional ikut terlibat disampaikan dengan nada yang cukup personal. “Banyak yang mengatakan bahwa kita adalah paru-paru planet ini,” lanjutnya. “Jadi, mari kita lindungi paru-paru tersebut.”
Di sisi lain, ada satu poin yang terdengar sangat mendesak: transisi energi. Presiden menyatakan Indonesia akan bergerak cepat, sangat cepat, dalam mengembangkan energi surya. Targetnya terbilang masif dan punya deadline yang ketat.
“Dalam tiga tahun, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya,” tandas Prabowo.
“Bagi kami, ini mendesak melihat situasi yang ada.”
Forum di Tokyo itu pun ditutup dengan harapan. Harapan akan kerja sama baru, investasi segar, dan dukungan untuk mewujudkan rencana-rencana besar yang telah digaungkan. Sekarang, tinggal menunggu realisasinya di lapangan.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Motor di Batuceper Saat Dorong Kendaraan Hasil Curian
RSU Muslimat Ponorogo Resmikan Gedung Gus Dur, Perkuat Layanan Ibu dan Anak
GB KEK di Pulau Poto Bintan Serap Ribuan Tenaga Kerja, Jawab Isu Stagnasi
KPK Sita Belasan Juta Dolar AS di Safe House Kasus Suap Bea Cukai