Mendagri Tito Percepat Koperasi Desa Merah Putih, Bentuk Satgas Khusus
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mempercepat program Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Dalam rapat internal, Tito menekankan pentingnya percepatan penyiapan lahan dan bangunan sebagai langkah kunci kesuksesan program nasional ini.
Rapat Percepatan Kopdeskel Merah Putih
Rapat koordinasi percepatan ini dipimpin langsung oleh Mendagri Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Kamis (30/10). Rapat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Kemendagri, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, dan Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir.
Pembentukan Satgas Khusus oleh Kemendagri
Untuk memastikan program berjalan lancar, Kemendagri akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus. Satgas Kopdeskel Merah Putih ini akan dipimpin oleh dua Wamendagri, Bima Arya Sugiarto dan Akhmad Wiyagus. Tugas utama satgas adalah memonitor kesiapan lahan dan bangunan serta memantau perkembangan operasional koperasi di seluruh daerah.
Kopdeskel Merah Putih adalah Program Strategis Nasional
Mendagri Tito menegaskan bahwa program Kopdeskel Merah Putih merupakan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu, dukungan dan komitmen penuh dari seluruh pemerintah daerah mutlak diperlukan untuk menyukseskannya.
Pemantauan Berkelanjutan dan Solusi Cepat
Satgas akan mengadakan rapat teknis dengan Pemda dan melaporkan perkembangan secara rutin. Setiap pencapaian, kendala, dan tantangan di daerah akan dipantau secara komprehensif. Data ini menjadi dasar bagi pemerintah pusat dan daerah untuk merumuskan solusi terbaik, terutama bagi kabupaten/kota yang progresnya dinilai lambat.
Dengan langkah strategis ini, diharapkan operasionalisasi Kopdeskel Merah Putih dapat segera terwujud, mendorong perekonomian dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Artikel Terkait
Polemik Ikan Sapu-Sapu di Sungai Sa’dan: Pemda Toraja Utara Belum Temukan Bukti, Ahli Dorong Pendekatan Lingkungan
Anggota DPR: Nasib 1,6 Juta Guru Honorer Masih Jauh dari Layak, Negara Dinilai Abaikan Hak Konstitusional
Polisi Tangkap Empat Pemuda Dalang Aksi Brutal Geng Motor di Makassar
PGR Sulsel Resmi Kantongi SKT dari Kemenkum, Targetkan Ikut Pemilu 2029