Kiai Didin Soroti Rehabilitasi Ira Puspadewi: Fitnah Luar Biasa yang Berakhir dengan Keadilan

- Senin, 01 Desember 2025 | 09:25 WIB
Kiai Didin Soroti Rehabilitasi Ira Puspadewi: Fitnah Luar Biasa yang Berakhir dengan Keadilan

Bogor – Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS tak menyembunyikan rasa syukurnya. Ulama yang juga Guru Besar Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor itu menyambut gembira kabar bebasnya mantan Dirut ASDP, Ira Puspadewi, setelah mendapat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto.

Perasaan itu diungkapkannya usai menerima kunjungan tak terduga. Ira Puspadewi beserta keluarganya hadir di kajian tafsir Al-Qur'an yang digelar di Masjid Ibn Khaldun Bogor, Ahad (30/11/2025) lalu.

"Kita bersyukur kepada Allah SWT atas bebasnya beliau," ujar Kiai Didin.

Suaranya terdengar tenang namun penuh keyakinan.

"Sejak awal, saya yakin Ibu Ira tidak bersalah."

Kiai Didin mengaku sudah lama mengenal Ira dan suaminya, Zaim Uchrowi. Menurutnya, mereka adalah pribadi yang jujur dan baik. Bahkan, kedekatan mereka sampai terbawa hingga ke Tanah Suci. Pernah suatu ketika, mereka berkesempatan untuk menunaikan ibadah haji dalam satu rombongan yang sama.

"Orang-orang dekatnya pun, saya yakin, punya penilaian serupa. Rasanya mustahil beliau melakukan kesalahan seperti yang dituduhkan, apalagi sampai berniat memperkaya diri," tuturnya lagi.

Sebagai Ketua Pembina Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), pria ini punya pendapat yang tegas. Ia menilai apa yang menimpa Ira bukanlah sekadar kesalahan prosedur, melainkan sebuah fitnah besar yang sengaja diarahkan untuk menjatuhkannya.

"Itu fitnah yang luar biasa. Mudah-mudahan kejadian ini jadi pelajaran berharga agar penegak hukum kedepannya bisa lebih objektif dan tidak lagi menjadi bagian dari kezaliman."

Dia melanjutkan dengan keyakinan yang dalam, "Saya yakin betul, Allah pasti menolong hamba-Nya yang tetap jujur di tengah cobaan. Saya kenal Ibu Ira dan suaminya, mereka orang-orang baik."

Di sisi lain, Kiai Didin juga menyampaikan apresiasinya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemberian rehabilitasi itu dinilainya sebagai langkah tepat.

"Saya ucapkan terima kasih kepada presiden yang memperhatikan warganya yang dizalimi."

Harapannya ke depan, langkah seperti ini bisa berlanjut. Ia berharap Presiden Prabowo konsisten terlibat dalam aksi-aksi kebaikan dan secara aktif menghapuskan praktik-praktik ketidakadilan di kemudian hari.

"Semoga kebiasaan baik ini, yaitu membela rakyat yang tidak bersalah dan menghilangkan kezaliman, bisa terus beliau lakukan."

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar