Tenaganya berasal dari baterai 66 kWh yang sanggup mengeluarkan 217 PS. Semua daya itu disalurkan ke roda depan. Hasilnya? Akselerasi yang smooth tapi cukup bertenaga untuk situasi jalan raya.
Dengan baterai sebesar itu, jangkauannya mengesankan: hingga 602 kilometer berdasarkan standar NEDC. Artinya, dalam sekali isi penuh, Anda bisa bolak-balik Jakarta-Semarang dengan gaya berkendara yang wajar. Cukup untuk satu rit mudik tanpa harus sering-sering cari charger.
Fitur yang Manusiawi
Bagi yang alergi dengan tampilan layar sentuh semua, Kona Electric ini cukup bersahabat. Masih banyak tombol fisik yang letaknya intuitif dan gampang diingat. Ambil contoh, pengatur regenerative braking di belakang kemudi, atau tombol pilih mode berkendara. Semua ada di ujung jari.
Fitur keselamatannya juga lengkap. Paket Hyundai Smartsense mencakup sistem untuk hindari tabrakan dari depan (FCA), bantu menjaga lajur (LKA/LFA), monitor blind spot (BVM), dan bantuan hindari tabrakan saat mundur (RCCA). Cukup komprehensif untuk menjaga seluruh penumpang.
Dan ini keren: mobil ini bisa jadi sumber listrik darurat. Fitur V2L (vehicle to load)-nya memungkinkan Anda menyalakan peralatan elektronik langsung dari mobil. Ide yang pas buat mereka yang suka berkemah atau sekadar butuh cadangan daya.
(UDA)
Artikel Terkait
Kebakaran Pabrik Helm di Bogor Belum Sepenuhnya Padam, Titik Api di Gudang Bahan Kimia Jadi Sorotan
Serangan Drone di Dilling Tewaskan 14 Warga Sipil, Hancurkan Delapan Rumah
Prabowo Kutuk Penyimpangan Oknum Negara dalam Kasus Penyegelan Aspirasi
Istri AHY, Annisa Pohan, Melahirkan Anak Kedua Laki-laki di RSPI