Di sisi lain, fenomena urbanisasi ini memang tidak bisa diabaikan begitu saja. Pemerintah provinsi mengaku terus berupaya menciptakan lapangan kerja baru sebagai respons. Monitoring terhadap dampak sosial dan ekonomi juga dilakukan.
"Percepatan penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui investasi dan pelatihan agar pendatang bisa berkontribusi langsung ke ekonomi (pajak, konsumsi, produktivitas)," jelas Chico lebih rinci.
Ia melanjutkan, "Monitoring ketat dampak sosial-ekonomi, dengan prioritas perlindungan warga asli Jakarta dan pemenuhan hak dasar semua yang beraktivitas di sini."
Intinya, semua langkah itu dirancang untuk memastikan Jakarta tetap tumbuh. Chico mewanti-wanti, arus urbanisasi jangan sampai justru membebani kota.
"Tujuannya agar urbanisasi mendukung pertumbuhan, bukan menimbulkan tekanan berlebih pada infrastruktur dan layanan publik," imbuhnya menutup penjelasan.
Artikel Terkait
Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah Pasar Kramat Jati, Tapi Hanya Bantuan Darurat
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden
IHSG Anjlok 1,74% di Awal Pekan, Sentimen Global Tekan Pasar
IHSG Anjlok 1,7%, Dihantam Aksi Jual Asing dan Gejolak Global