Malam nanti, Stadion Utama Gelora Bung Karno bakal jadi saksi ujian berat untuk timnas Indonesia. Mereka akan berhadapan dengan Bulgaria dalam laga pamungkas FIFA Series 2026. Meski dianggap sebagai underdog, bek Kevin Diks justru memancarkan keyakinan yang kuat. Baginya, sepak bola selalu penuh kejutan.
"Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi," ujar Kevin saat dijumpai di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Minggu kemarin.
Ia menekankan, bermain di kandang sendiri adalah keuntungan besar. "Saya pikir sangat sulit untuk mengalahkan kami di sini. Ini saatnya membuktikan itu. Pertandingan besar, tantangan besar, dan saya rasa seluruh tim sudah sangat siap," tambahnya penuh semangat.
Pemain yang kini membela Borussia Moenchengladbach itu tentu paham betul siapa lawan mereka. Bulgaria jelas bukan Saint Kitts dan Nevis, yang ditaklukkan Indonesia 4-0. Peringkat FIFA mereka, 87, jauh di atas Indonesia yang duduk di posisi 122. Jaraknya 35 tingkat. Pengalamannya pun jauh lebih matang, dengan catatan tujuh kali tampil di Piala Dunia.
Belum lagi rutinitas mereka menghadapi tim-tim elite Eropa macam Italia, Spanyol, atau Prancis. Itu semua membuat Bulgaria menjadi lawan yang sepenuhnya berbeda.
Tapi bagi Kevin, justru itulah yang membuat laga ini menarik. "Ya, tentu kami tahu itu. Tapi itu juga menjadi tantangan lain bagi kami," katanya. Ia melihat momentum untuk menorehkan sejarah. "Saya pikir kami bisa menciptakan sejarah besok. Melakukannya melawan tim Eropa yang kuat akan sangat luar biasa."
Artikel Terkait
Tim Troya Siapkan Gugatan PMH ke Jokowi untuk Transparansi Ijazah
American University of Beirut Kosongkan Kampus, Beralih ke Daring Imbas Ancaman Iran
Harga BBM Nonsubsidi Naik-Turun, Subsidi Pertalite dan Solar Tetap Stabil
Konflik AS-Israel-Iran Genap Sebulan, Korban Jiwa Ribuan dan Harga Minyak Melambung