Korlantas: Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, Angka Fatalitas Turun 30 Persen

- Senin, 30 Maret 2026 | 06:45 WIB
Korlantas: Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, Angka Fatalitas Turun 30 Persen

Dari ruang kendali JTMC Jasa Marga di Tol Jatiasih, Bekasi, dini hari tadi, kabar baik datang dari pimpinan Korps Lalu Lintas Polri. Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan terkendali. Pengendalian itu, menurutnya, mencakup banyak hal. Mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, sampai pada aspek yang lebih teknis: keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran di jalan raya.

Agus kemudian membeberkan data yang cukup menggembirakan. Dari sisi keamanan dan ketertiban, tak ada peristiwa besar yang mencuat. Nah, yang patut disyukuri adalah angka fatalitas atau korban meninggal dunia. Angkanya turun signifikan, mencapai 30 persen.

“Demikian juga jumlah kecelakaan lalu lintas Operasi Ketupat ditambah KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan), peristiwanya turun 7 persen,”

kata Agus, seperti dilansir Antara, Senin (30/3/2026) dini hari.

Ia tak menampik bahwa capaian ini buah dari kerja sama banyak pihak. Bukan cuma kerja keras personelnya, tapi juga kolaborasi dengan stakeholder terkait.

“Ini bagian daripada hasil kolaborasi dan kerja kita sama-sama agar supaya sesuai dengan tagline Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Operasi Ketupat itu adalah 'Mudik Aman, Balik Aman, Keluarga Bahagia'”

ujar jenderal bintang dua itu.

Arus lalu lintas Tol Cipali. (ANTARA/Ali Khumaini)

Operasi Ketupat 2026 sendiri resmi ditutup. Operasi pengamanan mudik yang berlangsung 13 hari itu, mulai 13 hingga 25 Maret, dinyatakan selesai. Tapi, jangan dikira para personel langsung pulang ke rumah. Mereka masih tetap siaga.

Pasca penutupan operasi utama, Polri masih menjalankan KRYD atau kegiatan rutin yang ditingkatkan. Tujuannya jelas: mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk menghadapi puncak arus balik kedua yang diprediksi terjadi pada 28 dan 29 Maret kemarin. Jadi, pengamanan di lapangan sebenarnya masih berlangsung, meski operasi besarnya sudah dinyatakan berakhir.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar